Cari Blog Ini

Sabtu, 21 September 2019

Ruang Impianku


Ruang Impianku
          Dini hari, tepat sang fajar mulai terbit. Pertanda dimulainya hari yang cerah kala itu. Aku terbangun, dari mimpi indahku. Menyadari bahwa aku tidak terbangun di kamarku. Melainkan, terbangun di sebuah vila yang sejuk, nyaman dan tenang, di tengah puncak kala itu.
            Sadar aku terbangun, kulihat betapa indahnya tempat aku terbangun. Di atas kasur yang empuk nan-nyaman. Terbalut selimut putih, yang menghangatkan tubuhku.Dan sprei berwarna putih yang menambah ketenangan di liburanku kala itu.
            Aku turun dari kasur, meraba-raba mencari sedal yang sudah disediakan pihak vila. Menapaki lantai kamar vila yang dingin seperti sejuknya puncak kala itu. Kumatikan lampu tidur yang berada tepat di sebelah tempat tidurku, karena hari sudah semakin cerah. Aku berjalan menuju lemari putih yang terlihat bersih di sebelah kanan, tak jauh dari kasur, menarik sebuah jaket berbulu hitam, yang dapat menghangatkan tubuhku. Aku raih gawai di atas meja televisi tepat di depan kasur, benar saja, pagi itu menyentuh angka tiga belas derajat celcius.
            Aku sangat menyukai tempat ini, sangat membantuku melepas penat setelah bersibukria dengan tugas sekolah. Semua barang-barang disini, bernuansa putih dan bersih. Aku berjalan menuju dapur dekat pintu kamar, menuangkan air hangat ke cangkir yang sudah aku letakkan teh celup dan gula. Aku menikmati pagi hari itu, meneguk teh hangat sembari menghirup sejuknya udara puncak, di pinggir teras yang menghadap dataran rendah penuh daun teh. Betapa sempurnanya pagi ini.
            Waktuku hanya tersisa satu malam lagi, rasanya aku ingin selamanya disini, melupakan semua kepenatan disekitar rumahku, yang berlokasi di pinggir Jakarta. Namun apadaya, aku tidak bisa hidup disini selamanya. Tanggung jawabku sebagai pelajar, menuntutku untuk pulang ke rumah. Semoga waktu, mengizinkan ku untuk kembali kesini, menikmati semua rasa yang tak pernah bisa ku rasakan di Jakarta. Sampai jumpa ruang impian. Aku menikmati semuanya, namun memiliki bukanlah hal terbaik.




Nama : Nur Mazayya Hurrin'in
NIM : 2019031070
Kelas : Psikologi-B
Mata Kuliah : Bahasa Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar